Aneh ya teman-teman, ada seorang teman saya yang setiap saat meminta doa kepada keluarga dan teman-teman lamanya agar sukses di perkuliahan, sukses di dunia pekerjaan, dan sukses di masa depan, tapi saat meminta doa itu, tidakkah ia sadar kalau ia harus berusaha semaksimal mungkin agar ia harus bisa menjadi orang sukses, ia hanya eminta doa namun tak berusaha semaksimal mungkin, ia malas mengikuti kegiatan-kegiatan di kampus, ia malas mengikuti kegiatan di luar kampus, ia malas belajar, ia malas ke perpustakaan, ia malas mengerjakan tugas, ia malas mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa, lalu apa yang tidak ia malaskan ? ia tidak malas untuk mengobrol, ia tida malas untuk online duduk di depan laptop berjam-jam hingga larut malam hanya untuk menstalking orang, atau bercerita yang kadang tidak berguna dan tidak berkualitas, ia tak melakukan kegiatan yang produktif sedikitpun, lalu apakah terpikirkan olehnya apa cerita orang tuanya di rumah, anggapan teman-teman lamanya yang tak seberuntung dirinya, ia kuliah di Universitas Indonesia, tapi sebenarnya kualitasnya tak lebih sedikitpun dari pada mahasiswa yang berkuliah di Universitas daerah.
Biaya yang dikeluarkan sudah terlalu banyak, ia sering nmenggunakannya hanya untuk membeli sesuatu yang tidak berguna, sesuatu untuk kepuasan sementara, ia tidak menyeimbangkan pengeluaran tersebut dengan pemasukkan ilmu, uang yang dikeluarkan seharusnya digantikan dengan ilm yang masuk, untuk medapatkan ilmu tersebut sebenarnya sangatlah mahal, saat ia medapat kesempatan itu, ia tak memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, dulu ia berharap bisa punya kesmpatan ini dan itu, tapi karena event yang diharapkan tidak pernah ada di daerahnya, hanya ada di kota besar, namun sekarang ia berada di kota besar, ia memiliki kesempatan yang banyak untuk mengikuti apapun yang dulu ia harapkan, tapi karena kemalasan dan kegalauan belaka, ia memilih untuk diam dan mengurungkan diri di kamar asrama, ia percuma tinggal d kota besar dengan fasilitas superbanyak, tapi ia layaknya orang desa yang mengurung diri di dalam kamar, sibuk chatting dengan teman lama, tanpa menambah ilmu sedikitpun, ia tidak tau mau jadi apa dan bagaimana selama kuliah di UI, dan setelah menamatkan kuliahnya di UI, tapi anehnya ia selalu meminta dioakan agar sukses, pertanyaannya, pengen sukses jadi apa dan seperti apa ? hmmm, mudah-mudahan ia cepat sadar dan memfokuskan dirinya untuk masa depan tanpa meninggalkan kewajibannya kepa Tuhannya, tanpa lupa mendoakan ayah ibunya, tanpa lupa melupakan orang-orang yang telah berjasa banyak untuk kesuksesannya sampai saat ini, tanpa merendahkan siapapun, dengan segala niat ikhlas dan hati yang lapang. Mudah-mudahan ia segera bangkit dengan segera dan mejadi orang sukses di dunia dan akhirat.
