About me

Strong...strong..please... -edisi tulisan amburadul-

Minggu, 10 November 2013

Mulai masuk ke media sosial tengah malam memang terlalu rentan, sebahagia apapun harimu dari pagi tadi, kalau malamnya tau hal-hal sebenarnya ga perlu diketahui akan menghilangkan keinginanmu untuk tidur, dan mungkin juga semangat untuk menghadapi hari esok. Terkadang, berbagi cerita dengan orang lain tidak dapat selalu bisa dipercaya, kebanyakan mereka hanya mendengar karena penasaran, bukan karena benar-benar peduli. ya, ketika ada yang benar-benar peduli sekalipun, mau dibagi ke siapa tengah malam seperti ini? Media sosial sejenis twitter dan facebook sudah terlalu ramai, seakan tidak ada privasi, semua diumbar, semua. Tapi sebenarnya tak ada yang salah dengan itu, hanya saja kalau aku ikut mengumbar semua disana, malah akan merugikan diriku sendiri. Ya, disini aku bebas bercerita, hanya membagi dengan orang-orang terdekatku, meski kadang ada yang tak sengaja mampir. Tapi yasudahlah, bercerita disini membuatku jauh lebih lega, berkali-kali lipat. Tidak ada batasan huruf, tidak ada image yang harus dibangun, tidak ada yang memantau dan mengomentari.

Di saat merasa lelah dengan aktifitas hari ini, di saat itulah mood negatif mulai datang. Ketika dihadapkan dengan mood positif dari orang lain, maka mood negatif tersebut akan menjadi-jadi. Begitulah teori psikologi konsumen yang disampaikan Mas Harsus beberapa hari yang lalu. Dan ya, memang benar, malam ini benar-benar terjadi. Maka dari itu, ketika mood negatif mulai datang, yang perlu dilakukan adalah melawannya dengan mood netral. Seperti apa mood netral ? ya seperti yang aku lakukan sekarang, bercerita mengeluarkan semua yang ingin dikeluarkan, membuang perasaan-perasaan yang mengganggu pikiran.

Sekarang jadi mengerti sebabnya kenapa orang yang putus memilih untuk memutuskan juga pertemanan di media sosial. Bukan maksud ingin saling membenci, tapi hanya menjaga perasaan yang tidak cukup kuat untuk menerima kenyataan. Jangankan kenyataan yang sebenarnya, sesuatu yang dicurigai saja sudah mengiris-ngiris, bagaimana kalau seandainya kecurigaan itu benar-benar terjadi ? entahlah...

0 comments:

Posting Komentar