About me

Analisis Film Virgin Suicide

Selasa, 29 Oktober 2013

Oleh :
Jelsy Triwidya/ 1106057102
Obedrey Willys Legi/ 1106021922
Rully Swarnaputra /1106011423
Sahda Febi Wilendari/ 1106014394


Film Virgin Suicide mengisahkan tentang tindakan bunuh diri yang dilakukan oleh kelima anak perempuan dari Mr. & Mrs.Lisbon. Kelima anak perempuan mereka adalah Cecilia yang berumur 13 tahun, Lux 14 tahun, Bonnie 15 tahun, Marie 16 tahun, dan Therese 17 tahun. Tindakan bunuh diri ini pada awalnya dilakukan oleh Cecilia yang sangat membuat kaget keluarga Lisbon. Beruntung Cecilia masih bisa diselamatkan dan dapat kembali menjalani aktivitasnya. Namun, tindakan bunuh diri tersebut masih berlanjut beberapa bulan kemudian yang dilakukan oleh Cecilia dan disusul keempat anak lainnya dalam satu waktu.
Bunuh diri merupakan salah satu masalah yang cukup besar dalam kehidupan remaja dari tahun ke tahun, apalagi di zaman globalisasi seperti sekarang ini. Nelson dan Crawford (1990) menyebutkan bahwa bunuh diri merupakan penyebab kedua terbesar dari kematian yang dialami oleh remaja berumur 15 hingga 19 tahun (dalam Bilgin,et.al, 2007). Dari beberapa kasus yang terjadi, tindakan bunuh diri terjadi akibat permasalahan dengan pasangan, permasalahan dengan lingkungan sosial tempat remaja menjalani aktivitasnya, dan permasalahan dengan orangtua.
Dalam film Virgin Suicide tindakan bunuh diri pada awalnya dilakukan oleh Cecilia yang akhirnya meninggal pada percobaan bunuh diri untuk yang kedua kalinya. Cecilia termasuk anak yang pendiam, tidak suka keramaian, anti sosial, dan terkesan memendam semua yang dia rasakan. Dalam film ini kami kurang mendapatkan informasi masalah apa yang dihadapi oleh Cecilia. Psikiater yang menanganinya juga mengatakan sebenarnya Cecilia tidak begitu punya keinginan untuk bunuh diri. Tapi, asumsi kami adalah Cecilia mengalami depresi karena lingkungan keluarga yang terlalu mengekang dia dan membatasi interaksi sosialnya dengan teman-teman sebayanya yang seharusnya interaksi tersebut menjadi sebuah kebutuhan bagi seorang anak yang menginjak usia remaja.


Kematian Cesilia mengakibatkan keempat saudara perempuannya mengalami posttraumatic syndrome dengan gejala susah tidur, mulai kehilangan energi, dan menghindar dari keramaian seperti yang  mereka lakukan di sekolah. Dalam penelitian Ric (1992, dalam Kari & Atle 2005), saudara yang ditinggal mati oleh karena bunuh diri mengalami perasaan shock dan diikuti oleh perasaan marah ,kerentanan ,sedih , kesepian , dan depresi. Mereka juga mengalami kesedihan yang lebih mendalam dan lama dibandingkan dengan kematian saudara karena sakit. Davies (1995, dalam Kari & Atle 2005) menambahkan hal ini juga akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari remaja tersebut, sehingga dibutuhkan dukungan dari lingkungan sosial dan keluarga. Semenjak Lux jatuh cinta pada seorang murid baru di sekolahnya, kehidupan mereka bersaudara mulai membaik dan mulai merasakan kesenangan seperti remaja seusianya walaupun masih di bawah pengawasan ketat kedua orang tua mereka. Hal ini terlihat ketika Mrs. Lisbon memperbolehkan keempat anaknya untuk datang ke pesta di sekolah mereka ditemani oleh masing-masing pasangannya dimana sebelumnya Mrs. Lisbon membatasi pergaulan anak-anaknya dengan dunia luar.
Namun, terjadi hal berbeda setelah pesta tersebut karena Lux pulang pagi hari sendirian dimana malamnya dia bersama teman laki-lakinya. Setelah kejadian tersebut, Mrs. Lisbon tidak memperbolehkan anaknya keluar rumah bahkan untuk pergi ke sekolah. Mereka hanya dikurung di dalam kamar dan tidak diperbolehkan berhubungan dengan dunia luar. Tindakan Mrs. Lisbon yang mengekang pergaulan anak-anaknya dan membatasi mereka dengan dunia luar  ini mungkin bisa menjadi salah satu penyebab dari tindakan bunuh diri yang dilakukan anak-anaknya. Van Orden et. al. (2010, dalam Kring et. al., 2013) mengemukakan bahwa

Cara Strawberry Cafe Menaikkan Mood Pengunjung

Esai Psikologi Konsumen Tahun 2013
Oleh : Jelsy Triwidya (1106057102)
Keywords: belanja, strawberry cafe, mood
Word counts: 613                     
Strawberry cafe merupakan kafe yang menyasar segmen keluarga dan umumnya para kaum muda yang enerjik, dinamis dan terus mencari sajian makanan yang tidak hanya lezat namun juga unik, harga terjangkau, dan dilengkapi dengan lokasi yang nyaman sebagai tempat “nongkrong bareng”. Sampai saat ini strawberry cafe dapat dikatakan menjadi pemain utama di bidang kafe bersegmen anak muda dengan brand awareness yang sangat kuat dan berbagai prestasi termasuk diliput media dan tercatat di buku rekor Indonesia. Beberapa kebanggaannya adalah terpilih menjadi wisata kuliner terfavorit di trans tv dan menu surabi spesialnya dipesan oleh istana Presiden RI. (strawberrycafe.webs.com). Kafe yang terletak di Jalan Gandaria 1 Jakarta Selatan ini  juga menyediakan 400 permainan berjenis boardgames, sehingga pelanggan bisa bermain sambil menunggu hidangan yang dipesan. Keunggulannya dalam menu, harga, tempat dan fasilitas menjadikan tempat ini sering dikunjungi bahkan bukan hanya untuk berbelanja saja, melainkan untuk meningkatkan mood yang sedang mengalami penurunan akibat aktifitas sehari-hari, dan untuk memenuhi kepuasan berbelanja.
Menurut KBBI, belanja berarti membeli di toko, kedai, dan sebagainya. Belanja memiliki nilai yang berbeda-beda bagi setiap orang. Nilai itu sendiri menurut Holbrook (1986, dalam Richard, et.al, 2007) melibatkan interaksi antara konsumen dengan produk yang terkait bukan hanya pada objek tersebut, tapi juga pengalaman berbelanja di dalamnya. Ada yang menilai tindakan berbelanja sebagai pemenuhan kebutuhan dan ada yang menilai berbelanja sebagai suatu bentuk hedonis, yakni untuk menunjukkan kepuasan pribadi dan ekspresi diri yang berkaitan dengan pengalaman berbelanja (Babin et al. , 1994; Babin & Attaway, 2000, dalam Richard, et.al , 2007). Kepuasan pribadi yang sering dijadikan nilai bagi seseorang dalam berbelanja inilah yang menyebabkan munculnya perilaku shopcoholic, yakni

Everyone has a purpose

Selasa, 17 September 2013

In life, you will realize there is a role for everyone you meet. Some will test you, some will use you, some will love you and some will teach you. But the ones who are truly important are the ones who bring out the best in you. They are the amazing people who remind you why it's worth it

Dress Accordingly !

Cara kita menampilkan diri memiliki efek yang cukup besar pada cara kita bertindak. Kesimpulan dari penemuan David Mc.Raney mengatakan ketika kita berpakaian seperti seorang yang cerdas, maka kita akan berfikir bahwa kita cerdas dan sebaliknya. Meski hal ini bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan bagaimana kita berfikir mengenai diri sendiri, jangan pernah berfikir kalau pakaian yang kita kenakan tidak berpengaruh terhadap pekerjaan dan performa 

Sumber
Dachis, A. (2013). Your Clothing can Affect Your Actions, So Dress Accordingly. Diakses pada 18 September 2013 dari http://lifehacker.com/your-clothing-can-affect-your-actions-so-dress-accordi-1325778173 

Be confident as well !

percaya pada diri sendiri menjadi keharusan, kah?
Ini adalah pertanyaanku hampir setiap malam saat sebelum tidur. Di saat instropeksi diri, di saat kita menyerap dan mengevaluasi semua hal positif dan negatif yang didapat setiap hari, di saat kita mau merubah diri menjadi lebih baik, di saat itulah pertanyaanku ini perlahan mulai terjawab.

Saat diamanahkan menjadi wakil ketua pelaksana salah satu acara fakultas semester 2 dulu, saya tidak percaya pada diri sendiri, saya tidak total bekerja, saya takut orang tidak mempercayai saya, saya takut acara nantinya gagal, saya terlalu memikirkan pandangan orang, akibatnya alur koordinasi menjadi tidak jelas, di bawah kontrol saya sebagai koordinator lapangan saat itu, acara sangat biasa saja, antar panitia juga tidak begitu kompak. Siapa yang patut disalahkan? Yap, saya yang tidak percaya diri dalam bersikap dan bertindak. Namun tetap tak kunjung mengevaluasi diri, saya menolak menjadi penanggung jawab acara salah satu acara fakultas di semester 3 lalu, karena masih belum percaya diri dan merasa beban itu terlalu berat. Setelah itu saya tidak pernah ditawari lagi menjadi panitia inti/BPH di acara fakultas. Salah siapa ? Yap tentunya bukan salah orang lain. Saat diamanahkan menjadi ketua pelaksana/ Project Officer acara baru dari paguyuban minang di kampus, saya masih ragu, masih kurang percaya diri dalam memimpin, namun tetap optimis acara itu akan sukses di bawah kendali saya. Setiap feedback positif dan negatif menjadi bahan evaluasi setiap malam selama proses persiapan acara. Saya berpikir saya bisa, total dalam bekerja, dukungan orang-orang terdekat juga menjadi kekuatan waktu itu, Alhamdulillah di akhir acara saya mendapat lebih banyak feedback positif dibanding negatif.

Penilaian terhadap diri sendiri, kritik dan saran dari orang lain, menyerap ilmu baik dari lingkungan, saya rasa cukup untuk mengevaluasi dan mengupgrade diri menjadi lebih baik. Saya kembali ditawari menjadi BPH sebagai penanggung jawab acara PSAF KAMABA 2013 (Pengenalan Sistem Akademik Fakultas Kegiatan Mahasiswa Baru) Fakultas Psikologi. Tidak ada alasan lagi untuk tidak percaya diri. Saat kita meyakini bahwa diri kita hebat, maka ia akan menjadi hebat. Alhamdulillah saat itu saya mendapat banyak feedback positif sebagai Stage Manager di hari PSAF. Efeknya tidak main-main, menjalar ke ranah lain, seperti akademik dan sosial.

Untuk ranah akademik misalnya, saya menjadi lebih percaya diri di kelas, saya mendapat tawaran menyusun naskah buku ajar untuk mata kuliah Individu Kebudayaan Masyarakat, dipilih menjadi ketua kelompok, menjadi perwakilan untuk mengikuti workshop, mendapat feedback positif untuk peragaan interviewing, dll. Hal-hal kecil seperti ini mungkin menjadi hal yang biasa bagi orang lain, namun menjadi luar biasa bagi saya yang dulunya tidak percaya diri bekerja dalam kelompok dan cenderung mengikuti saja pendapat orang lain.

Untuk hal sosial, saya menjadi tidak tergantung pada satu kelompok saja, saya menjadi lebih fleksibel dan berbaur dengan banyak kelompok. Tentunya menjadi lebih dikenal di lingkungan kampus.

Untuk hal pribadi, saya menjadi lebih terstruktur dan terencana, setelah mempertimbangkan beberapa hal, saya mengecat kamar dan mendekorasinya senyaman mungkin, membeli semua pelengkapan yang mendukung perencanaan dan kenyamanan belajar, pembagian waktu dan prioritas belajar menjadi semakin baik, saya menjadi lebih semangat dan tidak pernah telat ke kampus, membawa diri yang penuh semangat dan bisa belajar di lingkungan akademik dan sosial yang nyaman juga tentunya.

Betapa, evaluasi diri dan menjadi percaya pada diri sendiri sangat penting untuk membuat suatu perubahan besar dalam hidup seseorang. Semoga apa yang telah saya dapat, bisa terus konsisten dan menjalar dalam kehidupan selanjutnya. Mudah-mudahan hal ini bisa mendukung saya dalam membuat terobosan-terobosan yang lebih besar lagi..

Masih tidak mau percaya pada diri sendiri ? :)

Kamis, 18 Juli 2013

I'm falling in love (again) ...
I hope I could fall for You everyday
As same as I feel today
I Love You, Allah

Tugas Psikologi Lintas Budaya : Asal muasal "aku"

Jumat, 28 Juni 2013

    Keluarga besar saya merupakan keluarga suku minang asli, Sumatera Barat. Di keluarga besar ayah maupun ibu tidak begitu banyak yang merantau, sehingga dalam memilih pasangan hidup mereka cenderung memilih orang suku minang asli. Orang tua dari ibu merupakan orang yang masih menganut kebudayaan dan adat minang yang kental. Adat minang sangat dijunjung tinggi, mereka meletakkan adat bersanding dengan agama. Berbeda dengan keluarga besar dari ayah, mereka lebih menekankan ajaran islam di keluarga, namun tetap memakai adat yang telah diwariskan turun temurun. Ayah saya pernah merantau ke ibukota Jakarta saat remaja dulu, sehingga wawasannya lebih luas dan berpikir lebih terbuka. Jika dalam adat minang, setelah pernikahan biasanya suami tinggal di rumah keluarga isteri, ayah lebih memilih untuk mengontrak rumah di kota asalnya yaitu kota Padangpanjang yang kualitas pendidikannya jauh lebih maju dari kota asal ibu,

Merindukan Almh. Annisa Azwar

Kamis, 27 Juni 2013

Tiba-tiba aku berfikir, ternyata kematian semudah itu, sesimpel itu. Baru kemaren kita latihan tari payung, baru kemarennya ngobrol via sms, twitter, dan chatting. Baru kemaren ketemu di bikun, baru kemaren nginap di kos Icha atau Icha nginap di kontarakan, baru kemaren pergi rapat lanjut cerita-cerita ngalur ngidul, baru kemaren main truth or dare, baru kemaren karaokean bareng, baru kemaren bantu-bantuin penari berias untuk manggung di fakultas Icha, baru kemaren ini, itu, begitu banyak. Lalu dalam sekejap, 10 Februari 2013, aku melihat sosok Icha terbaring hening di sudut ruang kamar rumah sakit, terbungkus kain kapan dan tetap hening meski semua memusatkan perhatian pada Icha. Kamera, wartawan, keluarga, teman, dan lain-lain. Icha tetap hening. 
Sambil menatap jasad yang begitu tenang, beterbangan bayangan serta kenangan bersama Icha, sikap polos, lembut, baik, sopan, kau begitu sempurna sebagai wanita cha. Setiap melatih adik-adik tari payung, aku sedih, teringat ayunan tangan dan badanmu yang begitu gemulai ketika kita latihan, melihat adik-adik tampil membawakan tari payung, wajahmu semakin merekap masuk ke pikiranku, aku rindu, senyummu yang begitu anggun ketika tampil, ah Icha. Semakin tak kuat jariku menulis cerita untukmu. Aku begitu rindu padamu, ternyata memang, kematian semudah dan sesimpel itu, sesimpel sakit perut, sesimpel tertabrak kereta api, sesimpel jatuh dari mobil, sesimpel terpeleset di kamar mandi, dan sesimpel hal lainnya. Sebentar, lalu kau pergi jauh hilang dari pandangan kami, dan pada akhirnya hanya meninggalkan kenangan. Rindu itu akan selalu ada Cha, selalu ada ketika tiba-tiba teringat wajah atau cerita tentang Icha. Sampai ketemu disana Cha, semoga kita bertemu di tempat terbaik yang telah disediakan Allah untuk kita :)

Pacar tidak sama dengan suami

Perihatin, kenapa kebanyakan wanita berkerudung memamerkan foto-foto tanpa kerudung kepada pacarnya. Belum tentu jadi suami juga :)

*observasi dari 9 orang teman yang pacaran

Challenge Your Self

Selasa, 11 Juni 2013


When I’m confused with all those life, the most important to do is repairing. Trying to repair all mistakes before and avoid apathy. Trying to fulfill all of needs, need for achievement, for powerment, and for affiliation. First, need for achievement, hmm could be one of the biggest hope to be invited to international conference to present paper and essay. Second, need for empowerment? I push my effort to be a true leader, mainly for my own self first then for others. Thing mostly to do is learning, not imitation! take the lessons from every single experiences I got. Challenge my own self with all environment demand which opposite with my characteristic and personality. Not all streams must be followed, right?  Sometimes, request from inner self isn’t always to be fulfilled, the more important is to be rejected. Challenge the self and get the lesson from it! I’ve known my characters and personality. I know how people think about me, so I already have self-concept, when  not satisfied, it means I get survival anxiety and it’s great which is this feeling improve the individual to change, reject what things requested by inner self, No excuse!! Never ever let learning anxiety decrease the intention to change. The basic tendency can be changed by character adaptation, its like  biological bases could be change by adding positive external influence. Last, need for affiliation easily got from the all of kindness on own self, agreeableness will bring me and you to the tight and large social relationship.  All of us need those three basic needs, the differences are based on own target, effort and the way we complete that. Sumangaik for me, for all of us !! J

Mantan

Minggu, 30 Desember 2012



"‎"Mantan.Bila digabung dengan pacar jadi mantan pacar.Ada banyak padanan kata mantan.Misalnya tadi,mantan pacar.Ada juga mantan bupati,mantan camat, bahkan ada mantan suami,mantan istri. Ada juga yang tidak pas bila dipadukan dengan kata lain. Tidak ada yang namanya mantan kawan,mantan sahabat, mantan ayah,mantan ibu, mantan guru. Disini kau bisa mengerti : Arti cinta sebenarnya. Tentu bila kau mau berpikir". Ini hanya menurut saya. Bukan Hadits bukan pula Firman Tuhan. Kebenarannya tidak mutlak, tetapi kesalahannya relatif. Setidaknya saya sudah berpikir sebelum menulis stat ini." by : asraWijaya
karena cinta sebenarnya tidak akan menjadi mantan
I like it#okesip -Detrisno, 2012.




http://asrawijaya10.blogspot.com/2012/12/mantan.html

Rindu

Minggu, 01 April 2012

Sudah lama kalian tidak mengirimkan saya ini teman. Betapa rindu untuk membaca pesan-pesan singkat penyejuk kalbu. Pagi ini ku terjaga dan mendapati pesan singkat yang menggetarkan hati

"Allah menitipkan cintaNya ketika kita bangun pagi  ini, ketika kita membasuh muka dnegan air wudhu dan  kita dapati bahwa Allah telah memberi kita kesempatan satu hari lagi untuk kembali menghias catatan amal kita, maka tersenyumlah, dan berjanjilah kita akan membuat segalanya lebih baik hari ini"

Sungguh aku terjaga dalam kelalaian.

Let it flow

Kamis, 15 Maret 2012



Sungai itu terlalu dalam, dan aku ikut terhanyut di dalamnya
Angin itu terlalu kencang, dan aku ikut terbang di atasnya

Yang terabaikan

Minggu, 11 Maret 2012




Dua sosok yang mungkin terabaikan di lingkungannya, ya, itu temanku di kampus, berjalan dengan akrabnya. Satu, sosok ketabahan dan kegigihan seorang tuna netra. Prinsipnya sekeras batu, mandiri dan tak ingin dikasihani. Usahanya begitu keras, kegigihan dan kesabaran tergambar jelas di raut wajahnya. Meski tak mampu melihat senyuman namun selalu tersenyum, seakan begitu mengerti arti sebuah senyuman. Dua, sosok aneh (begitu orang menyebutnya) namun cerdas, ia seakan memiliki dunia dan pemikiran sendiri yang begitu sulit ditebak, senantiasa membimbing dengan menggandeng tangan si tuna netra. Terlihat seperti seorang kawan yang setia. Tulus, itulah kata pertama yang terlintas saat melihatnya. Malu, tidak ada kata itu untukku, begitu yang aku baca dalam hatinya. Mereka bergandengan dengan erat dan tak lupa menebar senyuman, mata yang memandang mengucapkan kata kagum kepada hati yang merasa. Bibirku perlahan melengkung sebagai pertanda kekaguman. Masih terekam jelas pemandangan di siang itu, saat menunggu bis di halte stasiun. Senin, 27 Februari 2012 . 

Terlupa

Seakan berlalu begitu saja, ucapan dan nasihat setiap berbincang, beberapa pesan yang tak pernah lupa diucap. Mengiyakan dengan segera, hanya memberi tanda pasti akan dilaksanakan, seakan memang benar akan dipatuhi. Tapi TIDAK !! angin berlalu dan semua yang terucap musnah terabaikan, terabaikan oleh dunia, dunia sesaat yang tak menjanjikan. Seakan ia terdusta dengan kata tegas YA, merasa lega dengan jawaban itu. Namun penguasa jiwa masih sangat kuat, peguasa jahat penghuni neraka. Inikah kemunafikan ?

Good bye, Dorm

Jumat, 09 Maret 2012


Hmmm miris, kata pertama liat fotonya. Ya, surat keterangan keluar asrama. Waktu ngurus suratnya sih biasa-biasa aja, tapi waktu bener-bener ninggalin asramanya, jadi gak kuat. . Biasanya kalo malam di E2 lantai empat pasti heboh, ada aja hal-hal lucu, aneh, bahkan serem yang kita kerjain. Bareng ikky, nae, tari, laksmi, kak steph dan vinny. Kalo ada yang susah, kita sama-sama saling ngebantu, kalo ada yang pulang dari pergi-pergi (yah..bahasanya -_-) pasti bawain oleh-oleh makanan, kalo ada berita bagus pasti langsung dibagi malemnya, kalo malam sabtu atau malam minggu kita biasanya nonton film-film so sweet, jadul, dan galau. Serasa kumpulan cewe-cewe jomblo, eh ga kok ._.  Apalagi si laksmi sekarang udah punya tv, kalo lagi suntuk tinggal belajar atau bikin tugas aja di kamarnya dia, atau ke kamar kiky nonton video-video terbarunya (biasanya tiap hari ada yang baru), atau ke kamar tari, kak steph, dan nae cuma buat ngusil, cerita-cerita dan minta makanan :D . Makasii gadis-gadis E2 lt.4 , walaupun capek naik ke atas, tapi kalo udah di atas bahagia banget yah, ngegalau sambil liat pemandangan kota jakarta di malam hari

Temen-temen asrama itu banyaaak banget, walaupun ga bisa kenal semuanya, tapi makasih banyak buat pertemanannya, aku jadi ngerasa punya indonesia kecil disini, anak dari sabang sampai merauke ada di asrama ini. Terimakasih teman-teman nusantara, sampai ketemu di lain waktu 

Dia yang merasa

Senin, 27 Februari 2012

Aneh ya teman-teman, ada seorang teman saya yang setiap saat meminta doa kepada keluarga dan teman-teman lamanya agar sukses di perkuliahan, sukses di dunia pekerjaan, dan sukses di masa depan, tapi saat meminta doa itu, tidakkah ia sadar kalau ia harus berusaha semaksimal mungkin agar ia harus bisa menjadi orang sukses, ia hanya eminta doa namun tak berusaha semaksimal mungkin, ia malas mengikuti kegiatan-kegiatan di kampus, ia malas mengikuti kegiatan di luar kampus, ia malas belajar, ia malas ke perpustakaan, ia malas mengerjakan tugas, ia malas mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa, lalu apa yang tidak ia malaskan ? ia tidak malas untuk mengobrol, ia tida malas untuk online duduk di depan laptop berjam-jam hingga larut malam hanya untuk menstalking orang, atau bercerita yang kadang tidak berguna dan tidak berkualitas, ia tak melakukan kegiatan yang produktif sedikitpun, lalu apakah terpikirkan olehnya apa cerita orang tuanya di rumah, anggapan teman-teman lamanya yang tak seberuntung dirinya, ia kuliah di Universitas Indonesia, tapi sebenarnya kualitasnya tak lebih sedikitpun dari pada mahasiswa yang berkuliah di Universitas daerah.
Biaya yang dikeluarkan sudah terlalu banyak, ia sering nmenggunakannya hanya untuk membeli sesuatu yang tidak berguna, sesuatu untuk kepuasan sementara, ia tidak menyeimbangkan pengeluaran tersebut dengan pemasukkan ilmu, uang yang dikeluarkan seharusnya digantikan dengan ilm yang masuk, untuk medapatkan ilmu tersebut sebenarnya sangatlah mahal, saat ia medapat kesempatan itu, ia tak memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, dulu ia berharap bisa punya kesmpatan ini dan itu, tapi karena event yang diharapkan tidak pernah ada di daerahnya, hanya ada di kota besar, namun sekarang ia berada di kota besar, ia memiliki kesempatan yang banyak untuk mengikuti apapun yang dulu ia harapkan, tapi karena kemalasan dan kegalauan belaka, ia memilih untuk diam dan mengurungkan diri di kamar asrama, ia percuma tinggal d kota besar dengan fasilitas superbanyak, tapi ia layaknya orang desa yang mengurung diri di dalam kamar, sibuk chatting dengan teman lama, tanpa menambah ilmu sedikitpun, ia tidak tau mau jadi apa dan bagaimana selama kuliah di UI, dan setelah menamatkan kuliahnya di UI, tapi anehnya ia selalu meminta dioakan agar sukses, pertanyaannya, pengen sukses jadi apa dan seperti apa ? hmmm, mudah-mudahan ia cepat sadar dan memfokuskan dirinya untuk masa depan tanpa meninggalkan kewajibannya kepa Tuhannya, tanpa lupa mendoakan ayah ibunya, tanpa lupa melupakan orang-orang yang telah berjasa banyak untuk kesuksesannya sampai saat ini, tanpa merendahkan siapapun, dengan segala niat ikhlas dan hati yang lapang. Mudah-mudahan ia segera bangkit dengan segera dan mejadi orang sukses di dunia dan akhirat.

Job Part II

Alhamdulillah, kata pertama yang terucap setelah selesai menampilkan sebuah tari kebanggaan rang minang, tari piriang. Saya, Vinny, Dina, Geni, dan para pemusik lainnya mendapat panggilan untuk menampilkan sebuah tari minang untuk acara pembukaan farewell party bem ui periode 2011, pada acara pembukaan itu ditampilkan empat macam tari dari berbagai daerah di nusantara, yaitu tari piring yang berasal dari Sumatera Barat, tari kipas dari Makassar, tari none dari betawi, tari Bali, dan terakhir kami menari bersama dengan backsound rasa sayange yang berasal dari daerah aAmbon. Kami kebetulan mendapat giliran tampil pertama.
Awalnya kami kaget melihat pentas kecil di aula terapung perpustakaan pusat, bagaimana bisa menari dengan lincah dan gerakan ekstrim dengan pentas yang ukurannya kira-kira hanya dua langkah kaki. Akhirnya kami memutuskan untuk menari di bawah pentas. Deg-deg an, itulah perasaan yang  dirasakan, karena kami akan tampil di depan anak-anak bem tingkat universitas yang biasanya hanya dilihat di acara-acara besar kampus, yang biasanya mereka berorasi dengan lantang. Kini mereka dengan menggunakan jas dan baju kebaya menonton kami pada pembukaan acara. Apa lagi pengalaman menari di acara besar seperti ini sangat lah kurang. Tapi berkat latihan yang serius (lebih banyak ga seriusnya sih) dan koordinasi antar penari dan pemusik yang bagus, akhirnya kami tampil dengan hasil yang memuaskan, meski terdapat sedikit kesalahan di bagian akhir tari. Tari piring yang  ditampilkan adalah tari piring modern dan enerjik. Di akhir tarian, kami memecahkan piring yang sebelumnya belum pernah  dilakukan saat latihan, bukan penonton saja yang kaget, kami pun para penari ikut kaget  melihat serpihan-serpihan piring yang begitu cepat pecah. Setelah penampilan kami mengambil beberapa foto dengan Bang Faldo yang baru saja terpilih menjadi ketua bem ui periode 2012, dan dengan para penari dari daerah lain, kemudian bersegera mengganti kostum dan menghapus riasan yang tadinya dikenakan sendiri. Setelah itu kami makan di depan restoran korea di dekat aula terapung tersebut tanpa penerangan sedikitpun, ya sedikit lampu senter hp dan satu lilin yang diambil Vinny secara diam-diam, ya cukuplah untuk menerangi area makan malam itu. Kami makan bersama-sama sambil bercerita, mengulas balik kejadian dan konflik yang terjadi sebelum penampilan, dan juga sambil online untuk membuka facebook dan update status. Atmosfir yang dirasakan jauh berbeda dengan suasana setelah penampilan di aryaduta hotel dulu, saat itu rasanya adalah penampilan yang sangat memalukan, bukan hanya tariannya saja, tapi musik dan juga  koordinasi yang kacau. Harapan kami untuk selanjutnya mudah-mudahan lebih sering dipanggil untuk tampil di berbagai acara dan tawaran pun naik menjadi dua kali lipat.
Esok harinya, agenda dilanjutkan dengan pergi bersenang-senang merayakan keberhasilan dan membayar kepenatan selama latihan denga pergi makan-makan dan karaokean. Meski pun tidak semua anggota yang datang, kami tetap merasa enjoy dan fun. Apalagi sama pria-pria mantan RSJ, Akhirnya kami pulang sekitar jam sebelas karena mampir dulu ke hypermart membeli beberapa keperluan. Kami pulang dengan hati senang gembira    

Halo MAMA

      Halo mama, apa kabar disana ? semoga selalu kuat seperti biasa yaa, kuat fisik dan hati menghadapi dunia yang keras ini. Amiin.  Tepat hari ini anakmu ini telah berusia delapan belas tahun, itu artinya kurang lebih sudah 6.570 hari Mama telah menjadi ibuku, telah mendidikku, merangkul, dan mengasihiku. Di hari spesial ini aku tak berada dekat dengan mama, tapi hati kita begitu dekat bukan? Mama tetap selalu menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat hari lahir padaku, kata mama ia harus selalu jadi orang pertama yang mengucapkannya, karena dialah yang melahirkan anak kecil itu, dia yang selalu berada di samping anak bayi itu saat tanggal 13 November itu datang, ia yang mengorganisir semua perayaan ulang tahun anak ingusan itu di rumah dan sekolah, ia yang berdoa dengan sepenuh hati untuk kesuksesan anak manja itu. Mama biasanya selalu bertanya siapa orang yang pertama mengucapkan ulang tahun sebelum mama, ternyata memang tidak ada, jawabannya selalu MAMA <3. Ternyata usaha mama keras banget yah, sampai-sampai minum kopi untuk begadang menunggu jam duabelas lewat satu detik datang. Hal inilah yang membuat hari ulang tahunku terasa berbeda dan benar-benar special. Terimakasih mama untuk setiap tetes keringat yang dikeluarkan untuk membesarkanku, terimakasih atas kesabaran mendengarkan celotehku, permintaanku, dan harapanku. Terimakasih untuk banyak hal yang abstrak, yang tak terlihat, dan yang kadang tak disadari, meski jasad tak sempurna, namun hatimu selalu sempurna untukku bukan ? Love you Mama :’)) -13 Nov 2011-

No Galau Anymore

Kamis, 01 Desember 2011

GALAU, kapan ya kata itu bisa hilang dalam peredaran zaman? kenapa semakin direalisasikan dan dilafazkan terus menerus, semakin hari semakin booming di pasaran. Banyak umat yang bangga dengan status GALAU, padahal kasihan, sebenarnya mereka sedang menjatuhkan harga sendiri. Harga? harga apa ? yah, harga untuk dihargai.

Alangkah indahnya kegalauan yang dimiliki oleh setiap insan di bumi Indonesia ini bisa direalisasikan dengan indah, dengan bingkisan semangat membara, dengan pita-pita pemikiran yang dalam dan panjang, serta dengan hadiah kontribusi yang berharga.

Saya akan berjuang dan saya tunggu anda.

say "NO GALAU anymore", teens !!! :D